Perkuat Intgritas dan Profesionalisme, Satops Patnal Lapas Ampana Ikuti Sosialisasi Kepatuhan Secara Virtual

Touna9 Dilihat

TOUNA – Dalam upaya memperkuat integritas serta meningkatkan profesionalisme petugas, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana mengikuti kegiatan Sosialisasi Standar Penyelenggaraan Penegakan Kepatuhan Internal yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini diikuti dengan penuh antusias oleh jajaran petugas, khususnya anggota Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (SATOPS PATNAL).

Partisipasi aktif ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Ampana dalam meningkatkan kualitas kinerja serta memperkuat sistem pengawasan internal yang lebih efektif dan berintegritas.

Sosialisasi ini merupakan inisiatif Direktorat Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai tindak lanjut dari ditetapkannya standar penyelenggaraan penegakan kepatuhan internal.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran dan kapasitas SATOPS PATNAL agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, terarah, dan profesional.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan Internal, Lilik Sujandi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan secara serentak ini mencerminkan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam menyamakan persepsi dan implementasi standar kepatuhan internal secara nasional.

Dalam arahannya, Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam penegakan kepatuhan internal, mulai dari peningkatan disiplin dan integritas petugas, optimalisasi tugas sesuai fungsi, hingga penguatan upaya pencegahan dan penindakan pelanggaran.

“Secara khusus, anggota SATOPS PATNAL diingatkan untuk selalu berpedoman pada prinsip Tri Santika Daya Saksama — bersih, sigap, cermat, dan teliti—dalam menjalankan tugas pengawasan,” tegasnya

Ia mengatakan, bawa kepatuhan internal dipandang sebagai instrumen pengawasan yang sistematis dan berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

“Dengan adanya standar yang jelas, setiap tahapan mulai dari pencegahan hingga penindakan pelanggaran dapat dilaksanakan secara terukur dan profesional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya penerapan standar kepatuhan internal dalam mendukung good governance.

Hal ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sekaligus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari pelanggaran.

Di akhir kegiatan, seluruh anggota SATOPS PATNAL diajak untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta citra positif pemas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *