Bentuk Kepedulian Nyata, Wakil Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Alat Olahraga di Lapas Ampana

TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menerima bantuan alat olahraga sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kepribadian, khususnya dalam aspek kesehatan jasmani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bantuan tersebut berasal dari Wakil MPR RI, Abcandra M. Akbar Supratman dan diserahkan pada Selasa (7/4/2026).

Bantuan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Tidak hanya berfokus pada pembinaan mental dan keterampilan, kesehatan fisik WBP juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan yang berkelanjutan.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di ruang kerja Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, di mana bantuan tersebut diterima langsung oleh M. Nur Amin, S.H., M.H. Penyerahan secara simbolis diwakili oleh Fahri Al Amri (Ayipol) sebagai perwakilan dari pihak pemberi bantuan. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, serta mencerminkan sinergi yang baik antara lembaga pemasyarakatan dan unsur pemerintah.

Bantuan alat olahraga ini diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas fisik WBP dalam menjalani pembinaan sehari-hari. Dengan tersedianya sarana olahraga yang memadai, WBP dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan, serta membangun pola hidup yang lebih disiplin dan positif selama menjalani masa pembinaan.

Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, M. Nur Amin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Wakil Ketua MPR RI. Menurutnya, bantuan ini memiliki arti penting dalam mendukung keberlangsungan program pembinaan di Lapas Ampana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan alat olahraga yang telah diberikan. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti dalam mendukung pembinaan kepribadian, khususnya kesehatan jasmani bagi warga binaan kami,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh WBP sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan semangat positif selama menjalani masa pembinaan.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan yang baik tidak hanya menyentuh aspek mental dan keterampilan, tetapi juga keseimbangan fisik.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan lancar dan tertib. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pemasyarakatan dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berdampak nyata.

Dengan adanya dukungan ini, Lapas Ampana semakin optimis dalam mewujudkan pembinaan yang menyeluruh bagi WBP, sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi yang sehat, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *