Wabup Surya Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ TA 2025 dan Hasil Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Touna

Politik, Touna5 Dilihat

TOUNA – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya hadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una dalam rangka dua agenda penting, Selasa (31/3/2026).

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Tojo Una-Una ini dipimipin langsung Ketua DPRD Gusnar A. Sulaeman, didampingi Wakil Ketua Ja’far M. Amin.

Adapun Rapat Paripurna ini mengagendakan dua hal penting, yakni penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD masa persidangan II Tahun 2026.

Mengawali pidato Bupati, Wabup Surya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat dan mengajak momentum hari kemenangan ini dijadikan sebagai sarana memperkuat kebersamaan, solidaritas, serta semangat membangun daerah.

“Mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum hari yang fitri ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kebersamaan, solidaritas, dan semangat membangun demi kemajuan daerah yang kita cintai,” ucap Wabup Surya.

Surya menyebutkan, bahwa LKPJ Tahun Anggaran 2025 disusun berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pembangunan daerah tetap mengacu pada visi jangka menengah Kabupaten Tojo Una-Una 2025-2029, yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan,” sebutnya.

Surya mengatakan, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Provinsi Sulawesi Tengah, tema pembangunan tahun 2025 difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,

“Adapun prioritas pembangunan daerah meliputi penguatan nilai religius dan budaya, peningkatan kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pembangunan infrastruktur yang merata, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif,” ujarnya.

Surya mengungkapkan, sejumlah capaian kinerja pembangunan sepanjang tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat meningkat dari 69,04 pada 2024 menjadi 69,76 pada 2025. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 16,36 persen menjadi 14,67 persen.

“Pertumbuhan ekonomi daerah turut menunjukkan tren positif, naik dari 3,69 persen menjadi 4,39 persen, yang diikuti dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat dari Rp43,05 juta menjadi Rp46,09 juta,” ungkapnya.

Di sisi lain, sambung Surya, indeks ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) tetap stabil di angka 0,244, menandakan pemerataan ekonomi yang relatif terjaga.

“Namun demikian, pemerintah daerah juga mencatat adanya tantangan di sektor ketenagakerjaan, dengan tingkat pengangguran yang sedikit meningkat dari 2,47 persen menjadi 2,73 persen,” terangnya.

Hal ini, tambah Surya, menjadi perhatian strategis untuk memperluas lapangan kerja serta meningkatkan kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan pasar.

“Keberhasilan pembangunan merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai penyelenggara pemerintahan daerah,” tegasnya.

Surya berharap DPRD dapat memberikan pembahasan dan rekomendasi konstruktif terhadap LKPJ yang telah disampaikan.

“Saya mengharapkan DPRD Kabupaten Tojo Una-Una bersedia membahas dan memberikan rekomendasi terhadap LKPJ ini,” tuturnya.

“Kiranya karya bakti kita dalam menjalankan amanat rakyat dapat memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *